Forum Indofanster

Selamat datang di Forum Indofanster.
Silakan mendaftar dan login untuk bergabung mendiskusikan berbagai Manga-Anime.

Welcome to FAN

Jangan sungkan untuk bergabung ya...


Forum Indofanster

Forum Tempat Berdiskusi Tentang Manga - Anime
Dibuat oleh Agoess Sennin pada 16 Mei 2009
Indofanster adalah Keluarga, Bukan Sekedar Tempat Berkumpul
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupAffiliatePendaftaranLogin
Welcome to
Rules • Staff • Ranks & Holder

Share | 
 

Bleach Chapter 527 dan 528

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Shinobi
Social Division
Social Division
avatar


Posting : 3582
Join date : 03.09.11
Age : 26
Lokasi : sologakure

#1PostSubyek: Bleach Chapter 527 dan 528 2/3/2013, 2:00 pm

BLEACH 527
Untuk terakhir kalinya, Unohana mendapat tebasan dari Kenpachi. Perempuan itu sudah tak mampu untuk bertarung lagi. Di saat-saat terakhirnya, ia hanya bisa tersenyum dan berkata, "Bagus sekali, Kenpachi Zaraki. Dengan ini ... semuanya berakhir."

Setelahnya Unohana tak mampu bahkan untuk sekedar bicara lagi. Di sisi lain, Kenpachi masih tak bisa mempercayainya. "Berakhir? He ... Apa kau akan mati? Hei ... Jangan mati ..." ucap Kenpachi. "Aku masih ... Aku masih belum puas. Kumohon, jangan mati ... kumohon ... Jangan mati!!!" teriak Kenpachi.

"Kenapa kamu sedih?" ucap Unohana dalam hati. "Kamu telah membangkitkan kekuatan aslimu dan mampu mengalahkanku, aku mengerti kalau banyak pertarungan akan kembali menjadi membosankan bagimu. Tapi sekarang, kau memiliki musuh untuk dilawan, dan teman untuk diajak berdebat. Dan yang lebih penting ... Partnermu, yang bangun bersama denganmu."

"Semua yang kupegang sampai saat ini ... Aku akan menyerahkannya padamu. Aku tak punya apa-apa lagi. Nama Kenpachi, yang waktu itu tak bisa kuberikan padamu, akhirnya meninggalkanku juga. Aku akan mati, Kenpachi Zaraki. Aku begitu senang, bisa mati setelah memenuhi semua tugasku ..."

"Kenpachi ... Kenpachi ..." suatu suara memanggil-manggil. "Siapa kau!?" Kenpachi menoleh ke belakang, "Siapa yang memanggilku!? Tunjukkan dirimu!!"

"Kau bisa mendengar suaraku ... dengan sangat baik. Aku adalah yang selama ini mengawasimu ... Semakin lama dan semakin dekat dari siapapun. Ini adalah suaraku ... Senang bertemu denganmu, Kenpachi Zaraki ... Namaku adalah ..."

Akhirnya, setelah sekian lama, scene kembali berpindah pada Ichigo dan Renji. "71 jam dan 46 menit, 3 hari dan 3 malam, kalian melakukannya dengan baik. Kalian lolos tes ini. Renji-chan ... dan ... ah, kau tak bisa, Ichigo-chaaaan ..." ucap Ouetsu, salah seorang kapten divisi nol.

Tak seperti Renji yang masih tampak berdiri, Ichigo telah rebah, dengan wajah dan tubuh yang penuh luka. "Tu-tunggu ... A-aku masih bisa ..." ucap Ichigo, berusaha untuk bangun namun tampaknya cukup sulit.

"Ooh, tak ada yang perlu ditunggu lagi, ini sudah berakhir. Kamu gagal, chan chan ..."

"A-aku bisa melakukannya!! Kumohon biarkan aku mencobanya sekali lagi, waktunya masih belum berakhir, kan?" ucap Ichigo. "Waktunya belum berakhir, tapi moodku sudah." ucap Ouetsu, "Bukan masalah kau bisa melakukannya atau tidak, Asauchi tidak memilihmu, itu saja."

Sejenak Ichigo terdiam, kemudian kembali meminta, "Tu-tunggu!!"

"Tak bisa diapa-apakan lagi, ini sudah berakhir, Chan chan. Kau sudah dibuang. Selama tiga hari ini, aku mengerti kalau Renji-chan adalah seorang shinogami dan kau bukan. It's okey, aku akan membukankan jalan untukmu. Kamu bisa, segera pulang ke rumah."

Ichigo semakin terdiam, kaget. Hatinya seolah tertusuk oleh hal yang bahkan lebih tajam dari pedangnya. "Mela-chan, bawa dia keluar." perintah Ouetsu pada salah seorang wanitanya. "Tu-tunggu, tidak!" Ichigo masih saja meronta.

"Ah, ya, dan satu lagi, jangan pernah kembali lagi ke Soul Society." ucap Ouetsu, "Itu adalah tempat untuk Shinigami, kau hanyalah seorang manusia yang bahkan tanpa zanpakuto. Itu bukanlah tempatmu."

"Sial ... Aku sudah sejauh ini, aku tak berpikir untuk kembali pulang sekarang." ucap Ichigo, "Apa yang akan terjadi pada Zangetsu kalau aku pergi?"

"Itu tak akan merubah apapun, zangetsu tak akan bisa diperbaiki. Yah, aku tak mau memperbaikinya. Kuberitahu padamu, aku tak punya pedang untuk shinigami palsu."

"Kurang ajar!!!" Ichigo kesal dan berlari ke arah lelaki nyentrik itu. Namun dengan kemampuannya, Ouetsu memindahkan Ichigo, membuangnya dengan suatu teknik. "Bye bye bye, Ichigo-chan." ucap lelaki itu dan kemudian Ichigopun benar-benar pergi.

"Kondisimu sekarang benar-benar tidak bagus. Kenyataan kalau Asauchi tidak memilihmu, kenyataan kalau kau mampu bertarung tanpa Asauchi sejauh itu, kau tak mengerti betapa seriusnya itu. Kau harus kembali lagi, menuju dasarmu. Dan, kau harus tahu mengenai dasarmu itu. Meskipun itu berarti, tak bisa lagi kembali."


Bleach Chapter 527 - Eliminate from Heaven
Teks Version by www.Beelzeta.com
===============================================================================
BLEACH 528
ichigo benar-benar kaget saat mendapati dirinya sudah berada di dunia manusia, tepat di depan pintu rumahnya sendiri, basah di tengah hujan yang lumayan deras. Dan yang lebih mengejutkan, ia berada di tubuh manusianya, bukan tubuh shinigami.

"Bukankah aku meninggalkan tubuhku di tempat Urahara sebelum pergi ke Hueco Mundo?" pikir Ichigo. Kemudian, iapun memanggil Urahara, "Apa kau di sini!? Urahara-san! Urahara-sa ..."

Ichigo teringat kalau Urahara masih berada di Hueco Mundo. "Tidak. Urahara-san masih berada di Hueco Mundo. Lalu, siapa yang membawa tubuhku kemari?" Ingatan Ichigopun berpindah pada sosok ayahnya, Issin.

"Heii Ichigo!!!" Issin membuka pintu rumah. "Sudah lama ya kita tidak ..." kata-kata Issin terhenti, karena Ichigo ternyata sudah tak ada di sana. "Huh, jadi dia lari ya, si kurang ajar itu." ucap ayah Ichigo.

Ichigo pergi ke tempat Ikumi, bos wanitanya, kemudian meminjam kamar mandi. "Ada apa denganmu, hah? Sekalinya kau mengunjungiku, pakaianmu basah kuyup dan tampak seperti penuh masalah. Kau kelihatan seperti siswi SMA yang baru saja ribut dengan orang tuanya."

"Maaf." ucap Ichigo dari dalam kamar mandi. Setelah kejadian itu, ia tampak begitu depresi. "Mungkin ini bagus, Urahara-san tak ada di sini." pikir Ichigo. "Dan Chad, juga Inoue. Aku kembali bahkan tanpa bisa memperbaiki zenpakuto, bagaimana bisa aku menemui mereka? Apalagi dengan ayah. Aku benar-benar tak tahu bagaimana cara menunjukkan wajahku padanya sekarang."

Selesai membersihkan diri, Ichigo keluar dari kamar mandi. "Ikumi-san, terimaka ..." Buakkk! Bakpao panas tiba-tiba saja mendarat di wajah Ichigo. "Uwaaah!!! Panas!!!" teriak Ichigo. "Tentu saja, aku baru memasaknya." ucap wanita bernama Ikumi itu. "Makanlah, dengan begitu tubuhmu akan hangat. Aku juga sudah mengeringkan pakaianmu dengan dryer. Pakai dan pulanglah. Aku senang kau datang saat Kaoru sedang tidur. Aku tak tahu apa yang akab dilakukannya kalau tahu aku meminjamimu handuknya."

"Ikumi-san, maakan aku." ucap Ichigo. "Aku selalu saja bolos bekerja, tapi tiba-tiba datang di waktu seperti ini." Buakkk!!! Ikumi memukul tembok dan menatap wajah Ichigo, "Daripada minta maaf, lakukan saja pekerjaanmu dengan benar!" bentaknya. "Aku tak peduli. Saat kau merasa kesepian, saat kau merasa sedih, bahkan sejak menyewamu, aku sudah merasa seperti kakakmu. Kau bisa mengandalkanku kapanpun kau mau. Sudah kubilang kan, anak-anak harusnya mengandalkan orang tua."

"Ikumi-san ... Mana bisa jadi kakak kalau selisih umur kita lebih dari sepuluh tahun?" ucap Ichigo sedikit mengejek. "Kau!!!!" Ikumi menyerang Ichigo. "Aah, itu berbahaya!! Dan, bagaimana bisa kau mendadak menyerangku setelah mengatakan kata-kata menyentuh seperti itu!!?"

"Itu bukan menyentuh!! Itu lebih terdengar seperti seseorang harusnya bercanda tentang itu, jadi aku melakukannya!!"

"Oh ..." ucap Ichigo, "Aah, ada pelanggan!! Selamat datang!!!!" sambut Ichigo saat bel rumah berbunyi, pertanda ada yang masuk. "Masuklah." ucap Ikumi. Tapi, ia tak melihat siapapun di luar sana. "Tak ada siapa-siapa? Siapa yang akan datang ke lantai ini hanya untuk bercanda?" ucapnya bingung. Namun beda denganya, Ichigo tertegun.

Ikumi memang tak bisa melihatnya. Tapi di depan Ichigo, sudah tampak ayahnya dengan seragam shinigami. "Haah, sepertinya memang cuma orang iseng." ucap Ikumi. "Ikumi-san ... Terimakasih, aku pulang dulu. Aku sudah baik-baik saja sekarang." ucap Ichigo.

"Eh? Ah, tunggu, kau boleh membawa payungku." Ichigo memakai payung Ikumi, kemudian pergi. Sampai kemudian, Ikumi sadar kalau Ichigo meninggalkan tanda shinigaminya. "Ichigo! Kau melupakan ..."

Ichigo sudah benar-benar pergi. Dan saat teringat wajah Ichigo waktu itu, "Kurasa aku mengembalikannya besok saja." ucap Ikumi.
===========================
Ichigo telah bersama dengan ayahnya. "Sudah cukup lama kita tidak bertemu. Jadi, mau makan masakan ayah?" tawar Issin sambil tersenyum. Tapi, Ichigo ingin pembicaraan yang serius. "Kau datang menemuiku dengan seragam itu, kau pasti tahu apa yang sudah terjadi." ucap Ichigo.

Sejenak Issin terdiam, kemudian mulai berbicara. "Aku mendengar tentang apa yang terjadi si Soul Society dari Urahara. Aku tahu kalau zenpakutomu rusak, dan kalau divisi nol menunjukkan diri. Kau dikirim kembali kemari, kan?"

Deg ...

"Yah, itu masuk akal." ucap Issin lagi. "Tak mungkin kau bisa memperbaiki bankai yang rusak. Mengingat kau tak tahu apapun tentang dirimu sendiri ..."

Grabb!!! Ichigo mencengkram baju ayahnya, dan menatap dengan tatapan yang ingin tahu. Issin menghela nafas, kemudian mulai bercerita. "Kau bilang padaku kalau kau akan menunggu sampai aku merasa itu waktu tepat untuk memberitahumu, kan? Sekarang adalah waktu yang tepat. Dengarkan baik-baik. Kau bukanlah shinigami, tapi juga bukan manusia biasa. Ichigo, ibumu adalah ..."

Flashback

Saat itu merupakan pertama kalinya Issin bertemu dengan ibu Ichigo. Issin sedang tergeletak, dengan luka yang cukup parah. Sampai tiba-tiba, seorang wanita menghampirinya. "Apa kau baik-baik saja?" tanya wanita itu, kemudian berusaha untuk mengobatinya.

"Ya, terimakasih." ucap Issin, "Sungguh menyedihkan, seorang kapten diselamatkan oleh seorang gadis."

"Aku akan menyembuhkanmu, jangan bergerak."

"Ya. Tapi ... bagaimana bisa kau bisa membunuh mereka semua sendirian? Apa kau sebenarnya, nona?" tanya Issin. Kemudian, perempuan itu memperkenalkan diri. "Namaku Masaki Kurosaki ... seorang Quincy."

Bleach Chapter 528 - Everything but the Rain
Teks Version by www.Beelzeta.com

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
C.P
Jounin
Jounin
avatar


Posting : 125
Join date : 02.01.13
Age : 24
Lokasi : Akina

#2PostSubyek: Re: Bleach Chapter 527 dan 528 6/3/2013, 11:48 am

yohohoho.... salut buat mas @Obi, yang sudah share chapter Bleach 2 sekaligus.
sayang saya malah ga ngerti kalo ada yang buat Dischap ini..

BTT
sedikit pembahasan saja sebelum masuk RB.

yang menarik di chapter terakhir, jika Ichigo bukan seorang shinigami seperti yang di katakan Isshin.
berarti besar kemungkinan Ichigo memang bukan anak dari Isshin..
seperti yang sudah diprediksikan BleachLovers sebelumnya.
ini yang membuat saya semakin binggung sekaligus penasaran.. Very Happy

.
CMIIW..
ah, iya ramen buat Mas Obi Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Shinobi
Social Division
Social Division
avatar


Posting : 3582
Join date : 03.09.11
Age : 26
Lokasi : sologakure

#3PostSubyek: Re: Bleach Chapter 527 dan 528 6/3/2013, 12:33 pm

eleuh ane malah sebenarnya kurang mengikuti perkembangan bleach loh ins-kun. ane baru tertarik lagi waktu mod adinara n acy cerita kalo si kakek genryusai dah mati. dari sana ane mulai baca2 lagi ttg bleach krn sesungguhnya waktu masih tayang di tv dulu juga adl penggemar berat bleach.

nah di chapter ini diceritakan kalo zanpakuto ichigo bisa patah, ntu patahnya krn apa ya?
chapter selanjutnya sepertinya akan mengulas ttg ibu ichigo, jgn2 benar ichigo adl anak Juha Bach Very Happy
mari kita tunggu kelanjutanya Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
C.P
Jounin
Jounin
avatar


Posting : 125
Join date : 02.01.13
Age : 24
Lokasi : Akina

#4PostSubyek: Re: Bleach Chapter 527 dan 528 6/3/2013, 2:16 pm

yohoho.. saya juga lompat-lompat mas Obi baca nya.terakhir cuma mengikuti sampai arc Fullbring itupun ga sampai selesai,
karna lebih asik nonton episode animenya langsung.

soal Zanpakutou Ichigo patah karena beradu dengan senjata wakil Juha Bach.
(Hawach kalo ga sala nulis, soalnya nama nya susah) Very Happy

yah semoga saja masalalu Ichigo terkuak di chapter chapter kedepan.

iya nih biasanya senpai ber dua itu @Adinara dan @Acy.
yang paling getol dan banyak tau soal Bleach ini,
tapi sekarang jarang masuk di Dischap BL..
mungkin lagi sibuk dengan urusan RW kali yah. Very Happy

CMIIW.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




#5PostSubyek: Re: Bleach Chapter 527 dan 528

Kembali Ke Atas Go down
Subject: Re: Bleach Chapter 527 dan 528  None

Anda tidak dapat mengirmkan postingan atau mengomentari pembahasan di topik ini karena masih berstatus sebagai Tamu.
Silakan Mendaftar dan Login agar dapat mengakses segala fitur forum secara penuh.
AgoessNaruto Robot
Forum Bot



Join Date: 16/05/2009
Lokasi: Forum AgoessNaruto
Comments: Bot untuk membantu anda di Forum AgoessNaruto
Kembali Ke Atas Go down
 

Bleach Chapter 527 dan 528

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Indofanster :: Anime-Manga ::   :: Bleach :: Plot Cerita & Misteri-