Forum Indofanster

Selamat datang di Forum Indofanster.
Silakan mendaftar dan login untuk bergabung mendiskusikan berbagai Manga-Anime.

Welcome to FAN

Jangan sungkan untuk bergabung ya...


Forum Indofanster

Forum Tempat Berdiskusi Tentang Manga - Anime
Dibuat oleh Agoess Sennin pada 16 Mei 2009
Indofanster adalah Keluarga, Bukan Sekedar Tempat Berkumpul
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupAffiliatePendaftaranLogin
Welcome to
Rules • Staff • Ranks & Holder

Share | 
 

Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3 ... 10 ... 20  Next
PengirimMessage
Uchiha Atsuko
Futarime no Rikudou
Futarime no Rikudou
avatar


Posting : 2047
Join date : 27.01.12
Age : 20
Lokasi : Shiganshina

#1PostSubyek: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 24/10/2013, 10:05 pm

5 Tahun pasca perang besar dunia shinobi ke-4 , seluruh shinobi veteran dan unsur-unsur didunia shinobi telah lenyap dan hampir tidak mampu bangkit lagi akibat saling bunuh dan melenyapkan, dunia shinobi sempat mengalami fase transisi yang amat sulit dijalani baik bagi warga biasa maupun shinobi - shinobi yang tersisa. Tak banyak shinobi hebat yang tersisa, mereka yang hebat justru berada di garis depan dan hasilnya mereka mati, atau hilang dalam misi. Atas situasi tersebut diatas pemerintahan tiap negara berinisiatif untuk merevolusi negara masing2 dengan memilih kage - kage baru dari tiap desa dan kembali membentuk 5 negara besar yang telah porak poranda akibat perang sebelumnya.

Awalnya Para kage tersebut mampu membangun dengan baik wilayah masing - masing, mereka memulai dari desa sendiri, karena banyak bangunan yang hancur lebur dan banyak sarana yang rusak. Kemudian mereka berhasil kembali mengumpulkan shinobi - shinobi yang tersisa meski tidak terlalu banyak dan tidak full power seperti dahulu, jika diukur dari pandangan kemiliteran, kelima negara besar saat ini sama - sama mengalami kerugian dan memiliki kekuatan militer yang sama kuatnya.

Kelima kage tak bisa berdiri sendiri, dan masing - masing dalam melakukan pembangunan daerah dan kerjasama mengenai kemiliteran, dengan keadaan tersebut para kage sepakat untuk melakukan KTT kage yang kesekian kalinya untuk membahas kerja sama .

KTT pun berlangsung, tapi malang nasib mereka yang selalu mengusung kedamaian tapi berakhir dengan perselisihan, entah karena dendam lama atau kepentingan politik, dunia shinobi kini terbagi menjadi dua aliansi besar.

Mereka menamai blok dengan letak geografis negara mereka, suna, konoha dan kiri bergabung dalam aliansi shinobi blok selatan. Sedangkan Iwa dan Kumo bergabung dalam blok utara, meski tiga negara di blok selatan, kiri dan konoha sangat lah mengalami keporak porandaan karena kita ketahui kedua negara itu memang kerap menjadi medan pertempuran dan kehilangan banyak kekuatan.

Sekarang dunia kembali diambang perang, meski kekuatan militer mereka belum pulih sepenuhnya, saat ini kedua kubu hanya melakukan perang dingin dengan mengembargo dan memboikot sumber daya yang masuk dan keluar dari dan ke blok selatan.

Keadaan itu yang menyebabkan situasi yang semakin memanas, ditengah persetruan itu, sisa sisa ronnin yang telah dibuang dan tidak menginginkan ideologi yang telah berjalan saat ini menjadi pemberontak dan tidak memihak pada siapapun, mereka bergerak sebagai individu, atau ada yang berkelompok, menyabotase blok manapun yang berpapasan dengan mereka.

Dunia kini dihadapkan dalam situasi yang tidak menentu, blok Utara dan selatan yang berseteru ditambah pemberontak yang kian terorganisir dan melawan kedua blok tersebut bersamaan.

Inilah... Dunia Shinobi Generasi Ke-5



Story by Makenshi Zaoldyeck, Approved by Uchiha Shun, Posted by Uchiha V. Alluka.




Note: Plot diatas cuma plot awal, selanjutnya player player tinggal 'menutup mata' menikmati jalannya RPG.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.s-a-d.co.nr
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#2PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 27/10/2013, 1:33 am

" Tiga, enam... sepuluh... tidak.... delapan belas... bukan.... tiga puluh... ya tigapuluh... aku ingat... yang terakhir melenceng lima belas milimeter dari dagu nya, hahaha! aku mengenai lehernya... ! " seseorang memekik keras ditengah hujan, namun salah satu selokan di desa itu tampak memerah, terlihat beberapa tubuh yang basah dan terbasuh air hujan menumpuk dipojokan koridor yang terbentuk dari rumah rumah kayu yang berjejer disana.

" oohoho... gunung! kunamakan .... gunung gagak... karena besok mereka akan berkerumun disana... ah, aku mulai tak suka jika tubuh - tubuh ini mulai mengeluarkan bau busuk " gumamnya ketika melihat mayat yang bergelimpangan dihadapannya, pemuda bersurai putih itu kini berdiri diatas atap sebuah rumah sembari berjongkok, dua katana tegak nya ia sarungkan di punggungnya, menyilang, pakaiannya serba hitam.

" otogakure.... otogakure... " ia mulai bersenandung, melompat kebawah dan melangkah pelan, beberapa yang ia lewati masih hidup namun sudah masuk kategori sekarat, lantas ia mencabut katana nya dan menancapkan ujung katana nya tepat dimata lelaki yang tengah sekarat itu, dan ia mengulangi hal yang sama di mata satunya lagi, dan pria itu meregang nyawa.


" hmm... hmmm.... aku suka kesunyian seperti ini, memberikun inspirasi untuk bernyanyi... tapi aku lebih suka melihat ..... " ia melirik ke sebuah rumah, membelalakan matanya dan mendobrak masuk.

" halo... anak kecil... " ia menghampiri bocah laki laki yang sangat ketakutan itu, ia menekuk lututnya dan berusaha bersembunyi dibaliknya.

" kau ketakutan ? " ia kini tepat dihadapannya, berjongkok dan memberikan senyum terbaiknya, ia menjulurkan lengannya bermaksud untuk meraih rambut hitam anak tersebut.

" cup cup... " ucapnya pelan, mengusap kepala anak itu dengan pelan dan perlahan mengeluarkan kunai dari kantung belakangnya, anak tersebut jelas terkejut melihat besi hitam itu berkelip dalam gelapnya malam, petir sesekali masih menyambar diatas langit otogakure, gemercik hujan menyamarkan sendu dari si anak yang jelas semakin ketakutan.

" jangan takut... kakak takan menyakitimu... jangan takut... " ia kembali mengusapnya.
"ayo kita cari ayahmu, atau ibumu... " ucapnya kembali sambil menuntun anak itu, tak ada pilihan, anak laki laki itu mengikuti orang ini meski ia takut setengah mati..

hujan membasahi rambut keduanya, meneteskan air mata sekaligus air hujan itu sendiri, pria berambut perak ini masih tersenyum menuntun anak itu meski di kedua sisi jalan terlihat beberapa orang bergelimpangan dengan darah yang mengalir deras dari tubuh mereka.

Si anak membelalakan matanya dan berlari ke suatu arah , pria berambut putih ini melepaskan genggamannya, dan melihat anak itu memeluk kedua orang tuanya yang sudah terbujur kaku, ya, mereka mati dengan luka sayatan tepat di kepala mereka, pria berambut perak ini menatap anak yang meraung menangisi kematian kedua orang tuanya, ia berlutut didekat anak itu dan ia tampak begitu sedih.

" menyedihkan sekali... aku tak tahan melihatnya, kau menangis begitu kencang adik kecil... " ia mengelus ngelus kepala anak itu, anak itu tak berhenti menangis.

" aku tak tega membiarkan mu sendiri.... " ucap pria itu, ia menariknya dan memeluk anak tersebut, anak itu tampak tersedu sedu dan merasa sedikit terobati dengan pelukan pria berambut perak itu, namun, janggal, pria itu masih memegang kunai, diarahkannya kunai itu kearah tengkuk bocah itu, ia menancapkannya pelan, jeritan mulai terdengar, namun perlahan jeritan itu reda ketika ia menggeser kunai itu secara horizontal, hingga leher anak tersebut putus dipelukan dirinya, wajahnya tampak terlihat sedih.

" huhu... mengharukan sekali... cerita keluarga yang indah, kini kalian bisa tidur bersama... aku benar benar tak tega membiarkanmu sendiri nak... " ia menatap kepala dari anak itu , yang sudah terpisah dari tubuhnya, ia menggoncang goncangkan kepala itu.

" jawablah!? jawablah!? " teriak pria itu seperti wanita yang menggoncang goncangkan tubuh suami yang sudah terbujur kaku.

" ck... kau sudah mati, aku lupa " gumamnya sambil melempar kepala yang sudah terputus itu ke arah dua tubuh yang sudah dulu terbujur kaku.

kini pria itu berjalan dengan santai dengan darah di hampir seluruh bajunya. Melintasi salah satu kampung yang berada di daerah otogakure ia membantai habis semuanya. seseorang membayarnya, sebenarnya hanya harus membunuh satu shinobi, bosan, itu alasan pribadinya, ia mengubah satu target menjadi tiga puluh hanya karena bosan.


" namaku yasujiro... aku pahlawan dalam kegelapaan...~ " ia menyanyikan nada secara acak membuat lagu itu terdengar seperti nyanyian kematian ketika ia meninggalkan perkampungan yang telah mati itu. hujan menghapus jejaknya di kegelapan malam, ia kembali mencari mitra, membunuh, dan pergi, itu keahliannya.


Yasujiro Kaage. Pemuda sesat dengan kemampuan hewan buas, hidup dan menjadi racun dunia shinobi.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#3PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 27/10/2013, 8:01 pm

Rambut dikucir kuda, kimono serba hitam dan berparas cantik, ia menyuguhkan teh panas pada seseorang yang tengah menghisap pipa panjang yang berasap karena tembakau yang terbakar, bersurai perak pendek dan memakai kimono serba hitam pula, ia bersandar di salah satu sisi dinding ruangan berukuran empat kali lima meter tersebut.

Wanita itu duduk merapikan meja dan menyodorkan teh yang masih berasap.

" silakan diminum... " ucapnya mempersilahkan dengan nada lembut.

" umh... " ia masih menghisap pipa dan menghembuskan asapnya, ia menggeliat pelan dan mengesot untuk mencapai meja dan menyeruput teh hijau yang sudah disuguhkan kehadapannya.

" nah... yasujiro, apa selanjutnya ? " tanya wanita itu dengan senyumannya.

" seseorang memintaku untuk mengurus seorang shinobi lagi di iwa, haha... pulang kampung... " desisnya sambil memalingkan wajah ke arah lain.

" bayarannya ? " wanita itu bertanya kembali.

" itu urusanku, kau hanya pelayan disini... jadi kau tak berhak tau... nikmati saja uang yang kuberi dan jangan tanya pekerjaanku oke... " matanya melirik dengan malas ke arah wanita itu.


" ara ara... kau kejam seperti biasa, yasujiro kun... " wanita itu mengalihkan tubuhnya dan membuka jendela kamar tersebut.


" berapa hari kau akan menginap ? " tanya wanita itu kembali.

" ck... nee san.... kau terlalu cerewet untuk seorang pemilik hotel... " gerutunya pelan sambil kembali menghisap pipa tembakau nya.


" simpan tagihannya dan kubayar setelah pekerjaan ini selesai... " jawabnya.

" baiklah... baiklah.. maaf mengganggu " ia menyahut kembali dengan senyuman . Ia melangkah menuju pintu keluar, tiba tiba lengan pemuda itu menyambar dan mencengkram pergelangan tangan wanita itu.

" kau tetap terlihat cantik... Yukino san " ucapnya sambil menyeringai.

" ara ara... jangan menggoda ku anak kecil... kau masih belum cukup matang untuk menggoda wanita dewasa.. " lengannya mengibas melepaskan cengkraman pemuda berambut perak itu sambil tersenyum dan berlalu.

" ck... " ia kembali berdecak dan mengangkat bahu.

" suatu saat kubunuh juga dia... dan kuawetkan tubuhnya agar aku bisa melakukan apapun padanya... haha.. " gumamnya sambil menyeruput kembali tehnya.



Ia membuka peta shinobigakure dan menggelarnya diatas meja, kemudian ia meraih kunai yang tergeletak di atas tatami dan menancapkannya di sebuah titik. Iwagakure.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#4PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 30/10/2013, 10:23 pm

Bayangan hitam melesat zig zag membelah semak ilalang dalam kegelapan malam, punggungnya masih terasa panas, sisi dibelakang tubuhnya menyala terang, seperti api unggun raksasa, desa iwagakure yang sudah luluh lantah karena orang ini.

Sesaat ia mengerem lajunya dan melirik ke arah belakang. Kemudian melaju kembali dalam gelapnya malam.





" didepan sudah masuk daerah tanah bambu... aku harus berlindung di salah satu rumah .... mulai sekarang hidupku akan semakin sulit... "
pikirnya sambil terus berlari.

Setelah sampai di wilayah tanah bambu, ia langsung mencari pemukiman yang sempit dan banyak penduduknya, berusaha mencuri beberapa pakaian warga, dan memakainya secepat mungkin, setelah ia mendapatkan pakaian baru yang kini mengenakan kimono biru langit dan hakama putih.
Penampilannya justru lebih terlihat seperti samurai saat ini, dengan dua pedang tersarung di pinggangnya semakin membuat ia tersamar dari sosok shinobi.


namun ia masih berjongkok dibelakang sebuah rumah kecil yang terbuat dari kayu.
" doton... " gumamnya pelan , perlahan tubuhnya lenyap dari permukaan seolah tenggelam kedalam tanah. bersembunyi dari apapun yang mengejarnya.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#5PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 3:02 pm

"Kirigakure untuk sementara ini aman, aku akan kembali kalau ada sesuatu yang gawat terjadi,"

Pemuda berambut biru dengan mata heterochrome itu tampak menutupi sebagian wajahnya saat ia berjalan ditengah kabut yang berada di pesisir pantai Kirigakure. Bagaimanapun ia sekarang bukanlah seorang shinobi biasa yang bisa pergi dan datang seenaknya saja seperti dulu. Sebagai seorang Mizukage, sudah sepatutnya ia lebih waspada pada apa yang ada disekelilingnya.

Sudah lima tahun lamanya semenjak perang berakhir dengan kematian petinggi Kirigakure, pada akhirnya satu tahun sebelum ini ia diangkat menjadi seorang Mizukage. Tentu itu bukanlah hanya karena ia adalah tangan kanan dari kandidat Mizukage sebelumnya, tetapi lebih pada usahanya selama 3 tahun sebelum itu.

"Aku akan menjaga tempatmu seperti yang kau inginkan Ienari-sama..." gadis berambut indigo itu tampak menatapnya dengan tatapan kosong dan berdiri dengan tegap dan sopan. Aiko memang seorang Kunoichi berpangkat Jounnin, namun ia tidak pernah melaksanakan misi apapun selain yang diperintahkan oleh Ienari sendiri.

"Bagus, aku akan kembali setelah memastikan kalau keadaan diantara Kirigakure cukup aman," Ienari menepuk kepala gadis itu dan segera berjalan kearah perahu yang akan mengantarkannya menyebrangi laut. Aiko sendiri tampak membungkuk sopan dan tidak mendongak sampai perahu yang membawa sang Mizukage berlabuh dan menghilang diantara kabut yang menghalangi.

[ Belum pasti mau kemana, tapi kearah Iwagakure Post -1 ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#6PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 3:22 pm

Pagi hari menjelang, sesosok tubuh muncul dari bawah tanah, seolah muncul dari permukaan air, kimono biru langit dan hakama putih, kini yasujiro sudah berada diatas daratan kembali, bersembunyi semalaman dan mengistirahatkan tubuhnya didalam tanah membuatnya sedikit lebih fresh dari sebelumnya, kini langkah kakinya menuntun dia pada sebuah desa di negara kayu, bukan hanya nama sepertinya disini memang banyak hutan lebat dan menyediakan kayu terbaik .

Ia mengorek telinganya dengan kelingking dan meniup kelingkingnya tersebut, kemudian menyusuri jalan setapak, beberapa orang membungkuk kepadanya, memang terlihat asing, seorang samurai melalui jalan ini, yasujiro hanya tersenyum dan terus melaju ke arah timur.

" menyebalkan sekali.... hanya karena satu pekerjaan, aku harus dikepung seperti itu... " gumamnya sambil mendongak ke langit ketika ia selesai menyusuri hutan, didepannya tak terasa sudah terlihat amegakure, desa yang tak pernah berhenti hujan.

" menyebalkan .... aku benci dunia ini.... " gerutunya kembali, seluruh bajunya kini basah kuyup. "sialan !!!!!!!!!!!!!! " teriaknya kembali sebelum memasuki perbatasan, meski akhirnya ia tetap terus berjalan masuk ke dalam desa.


" sementara waktu aku akan singgah disini, aku harus terus bergerak untuk menghindari para pengejar sialan "
pikirnya .
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#7PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 3:34 pm

"Maaf aku sudah merepotkanmu untuk membawaku ke sebrang tuan," sang Mizukage menatap pada seorang pria tua yang tampak mendayung perahu kecil yang ia tempati saat ini. Ia sendiri duduk di salah satu sisi dari perahu itu sambil melihat lautan yang tampak dipenuhi oleh kabut yang menghalangi pandangan.

Satu sisi kabut ini membantu menyembunyikan keberadaan negara, di satu sisi lainnya kabut ini juga menyulitkan untuk perjalanan. Ia bukan orang yang suka mengumbarkan status, ia bisa saja memakai kapal yang khusus digunakan untuk mengantarkan Mizukage. Yang pasti lebih besar dan lebih nyaman.

Namun ia bahkan tidak memberitahu semua petinggi dan shinobi kalau ia pergi dari negara hanya untuk mencari udara segar tanpa adanya kabut disekelilingnya. Itulah jadinya ia memakai sebuah perahu nelayan yang dengan baik hati mengantarkannya ke sebrang.

"Tidak ada masalah, saya juga sedang menuju ke sebrang untuk membeli beberapa alat untuk memancing..."

Pemuda itu hanya mengangguk-angguk dan kembali melihat ke depan sambil menatap langit yang tampak terlihat mendung walaupun ia tahu kalau dibalik kabut itu ada cuaca yang cerah dipenuhi oleh sinar matahari.

"Apakah aku akan menemukannya kalau keluar dari pulau ini...?"

[ Post - 2 ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Uchiha Atsuko
Futarime no Rikudou
Futarime no Rikudou
avatar


Posting : 2047
Join date : 27.01.12
Age : 20
Lokasi : Shiganshina

#8PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 3:38 pm

Mentari sudah mengucapkan selamat tinggal, dan Rembulan pun mengucapkan selamat datang. Malam yang kelam, tidak terlepas dari aksi orang gila ini. Kenapa Iwagakure tidak mengambil tindakan tegas untuk orang ini? Ckck. Rasakan. Sekarang Iwagakure mungkin sudah hancur oleh shinobinya sendiri. Tapi bagaimanapun juga, peran pemimpin blok juga sangat vital disini, seharusnya ia yang membuat tindakan tegas jika Tsuchikage tidak tegas.

Ia melintasi semak belukar ini tanpa Raiton no Yoroi lagi, menghemat cakra mungkin? Dirinya lebih memilih untuk berlari seperti biasa. Tapi disini tampaknya sangat gelap, cahaya rembulan yang lembut tidak cukup untuk membuat Yasujiro Kaage kelihatan, terlebih lagi kegelapan berada di kegelapan. Jadi, bagaimana kalau kita membuat 'api unggun' disini? Hitung-hitung menghangatkan suasana lah.

Satu segel tangan sudah ia bentuk, horse, dan kini pipinya menggembung. Dan,

"Gouka Mekkyaku,"

WHUSH.

Api berskala besar ini bahkan 'tiba' di wilayah tanah bambu yang tidak jauh lagi dari sini. Api ini tentu tidak akan 'melewatkan' satu objek pun. Setiap yang dilewatinya, hangus terbakar. Dan inilah api unggun di tengah malam.




"Hei nak, bangunlah." Sosok kakek tua menepuk pundaknya beberapa kali, sebelum akhirnya ia terbangun. Dirinya tertidur di atas tanah yang tadinya terdapat semak, tapi kini sudah gundul seperti terbakar.

"Anoo, kenapa aku tertidur disini?" Memegangi kepalanya yang agak pusing.

"Mungkin kau harus melihat rekaman kebakaran yang terjadi semalam suntuk."

"..." Ia akhirnya baru ingat, semalam ia membuat 'api unggun'. Namun lamunannya berhenti saat ia mengingat yang lain, mengejar Yasujiro Kaage. Dan kini, tampaknya sudah kehilangan jejak. Jadi untuk apa lagi ia berada di tempat ini? Lebih baik pulang ke rumah atau pergi ke 'Paradise' untuk menikmati sensasi pijatan dari yang terbaik.

"Aku harus pergi, semoga kalian baik-baik saja." Tak lama setelah ia mengucapkan kalimat tersebut, dirinya lenyap.

[OUT]

Makenshi sialan >_>
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.s-a-d.co.nr
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#9PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 6:42 pm

Di dalam perahu itu, bukan hanya ia yang berada di dalamnya. Beberapa orang yang juga akan pergi ke sebrang. Beberapa anak kecil yang berpakaian lusuh tampak juga duduk sendirian atau bersama-sama dengan orang tuanya. Ada juga kakak adik yang tampak sangat akrab dan mengingatkannya pada keluarganya yang dulu.

'Aku tidak akan mengingatnya lagi hal seperti itu!'

Ia menggelengkan kepalanya dan tampak mengambil makanan yang ada di dalam tasnya. Makanan yang disiapkan oleh Aiko sebelum ia berangkat, selalu menjadi favoritenya makanan dari gadis itu. Ia tidak perlu lagi untuk memakan makanan sembarangan selama ada Aiko.

...

Ia menoleh saat melihat seorang anak kecil yang tampak menatapnya seolah inginkan makanan yang ia bawa. Anak kecil yang tampak bersama dengan kakaknya tadi. Ia tersenyum dan menghela nafas sambil memberikan dua buah nasi kepal yang ada di dalam bekalnya untuk diberikan pada anak perempuan itu.

"Terima kasih!"

Ienari hanya mengangguk dan mulai melihat daratan yang tampak masih berupa siluet, namun menunjukkan kalau tujuan utama mereka akan sampai sebentar lagi.

[ Post - 3 ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#10PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 8:04 pm

Saat itu tepat dimana ia basah kuyup, menara menjulang tinggi disini, namun ia masuk ke sebuah warung makan, meski terlihat seperti tempat berkumpul orang suram, tapi yasujiro lebih memilih tempat dimana para tikus got ini berkumpul.

" ironis bukan.... yasujiro... kau terlahir dilingkungan para cecunguk ini... " pikirnya setengah menggerutu dan mengutuk hidupnya sendiri ketika masuk dan melirik ke kanan kiri sekitarnya.

Beberapa pria berkumis, bau badan, dan para penjudi di pojokan.
" sempurna... " bisiknya pelan namun dengan wajah yang meledek.

" hei kau... " ucap seseorang dari balik meja pelanggan.

" kau mengotori lantainya nak... " pria itu bangkit, wajahnya tampak menyeramkan dan tidak bersahabat.

" waruina... ossan... semua akan terbasahi.... ini amegakure ... yang benar saja " jawabnya ketus.

" lagipula mengapa samurai disini.... ini tempat para shinobi ! " ia mulai bererteriak.

" oi oi... santai, saja, aku hanya menggunakan kimono dan hakama bukan berarti aku samurai kan... aku shinobi... " gumamnya sambil duduk di meja, pria itu menghampirinya dan menggebrak meja yang yasujiro duduki.

" ya ampun... " gumam yasujiro pelan.

" heh bocah... jangan main main dengan ku " pria itu geram, bahkan sudah bersiap mengepalkan lengannya untuk menghajar yasujiro.


" kau yang macam macam... aku datang kesini tanpa salah apapun, kau terus berceloteh... aku tak mau melukaimu... " ia kembari menyahut perkata an pria itu, sang pria pun naik pitam ia menghajar yasujiro, tapi pria bersurai perak itu sudah lenyap dari hadapannya, kini ia sudah berada di belakangnya, memunggungi pria itu dengan katana yang menikung tajam ke arah leher nya.

" aku tak melakukan salah apapun.... tolong... jangan memaksakan diri pak tua.... " kembali yasujiro memperingatkan orang itu, ia sudah tak mau lagi ribut - ribut untuk beberapa hari ini, tapi sepertinya orang itu tak mendengarkan.

" sial... " terpaksa yasujiro melakukannya lagi, melumpuhkan orang itu dengan cara menancapkan kembali katana nya ke leher orang tersebut hingga terkapar. Setelahnya ia menyarungkan kembali pedang tersebut.

" aku sudah memperingatkanmu ! " ia meneriaki pria yang sedang meregang nyawa tersebut. Ia memalingkan wajah ke arah lain, menatapi orang - orang disana yang ketakutan .

" inilah mengapa.... inilah mengapa aku benci semuanya... sial....! " ia hanya ingin beristirahat, tapi tak ada tempat baginya, ia keluar dari tempat tersebut, hujan menyambutnya lagi, ia tertunduk lesu, dalam dirinya ia terus menggerutu, mengutuk seluruh dunia dan hidupnya yang menyedihkan.

Ia melompati menara menara di amegakure, melesat terus menuju timur, ia memutuskan untuk tidak beristirahat lagi.

" desa terkutuk... kuhabisi saja, aku benci seluruh dunia... aku benci setiap orang yang memburu ku, aku tak ingin diganggu, dan aku tak menginginkan apapun dari mereka... kenapa haru selalu aku dan kenapa harus selalu aku... aku tak pernah menginginkan diriku hidup, apalagi dengan beban seperti ini, aku tak punya rumah, dan aku tak punya siapapun didunia ini, aku akan melenyapkan nya, seluruhnya... aakan kuhabisi.... " setelah diujung desa ia mengepalkan tangan dan membentuk beberapa segel.

" siaaaalll!!!!!! aku benci dunia !!! sanhando ! " ia melempar kembali bola merah itu ke arah berlawanan dengan kemana ia berlari, beberapa saat kemudian bola merah itu meledak, sesaaat amegakure hening, hingga akhirnya terdengar suara menggelegar dan bola merah besar itu melahap seisi desa kecil itu, meluluh lantahkan segalanya dalam waktu sekejap dan membakar habis pusatnya, sisa gelombang ledakannya meruntuhkan segala macam yang dilewatinya, dan seluruh manusia yang terkena efeknya sudah jelas terluka atau mati.


" jangan ganggu aku atau kalian akan menanggung akibatnya... itu peringatan untuk kalian lima negara besar... hariku sudah cukup berat... jangan kalian tambah tekanannya...." ucapnya geram, sembari berlari melanjutkan perjalanannya, meninggalkan desa yang malang tersebut.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#11PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 8:40 pm

"Sudah sampaikah?"

Seperti seorang anak kecil yang baru melihat sesuatu yang menarik, pemuda yang tampak memakai jubah putih itu melihat bahwa daratan semakin mendekat dan terus mendekat hingga perahu menepi. Kabutpun sudah menghilang saat itu dan membuat pemandangan disekelilingnya menjadi lebih jelas.

"Bukankah ini lebih baik?"

Merenggangkan tangannya, ia masih harus menuju kearah hutan yang akan berakhir di Konohagakure, dan itu bukanlah perjalanan yang singkat. Sudahlah, bekal masih ada dan ia juga masih dalam keadaan yang sangat fit. Semua persiapan yang cukup panjang sudah ia lakukan karena perjalanannya memang masih panjang.

"Terima kasih Oyajii!" melambaikan tangannya pada sang nelayan yang membalas lambaiannya. Karena jubah itu tidak ada yang mengetahui kalau ia adalah seorang Mizukage yang sedang berada dalam perjalanan.

[ Post - 4 (setelah ini ada kabar tentang ledakan Iwagakure~) ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#12PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 9:32 pm

Seharian ia berlari dari amegakure yang kini sebagian besar desanya hancur karena sanhando yasujiro. Ia masih memakai hakama putih itu dengan kimono berwarna biru langit, bahkan pakaiannya kering karena terus berlari, rasanya ia ingin sekali beristirahat namun persaannya terlalu kacau untuk diam, ia memutuskan untuk terus berlari hingga saat ini ia berada di daerah oto, kembali ke tempatnya sering singgah, meski tempat ini tidak asing baginya.

Namun tempat ini bukanlah tempat tinggalnya, ia hanya sering menginap disebuah penginapan di otogakure, jelas yasujiro menghampiri tempat itu, hampir sebagaian perlaatan tempurnya berada disana.

" yasujiro ! ada apa !? kau datang tergesa - gesa ? " tanya si pemilik penginapan tersebut.

" aku jadi buronan blok utara.... tak bisa kukatakan detilnya, yang jelas aku harus terus bergerak.... " jawabnya sambil terus bergegas menuju kamarnya.

" yang benar saja kau ini !? " si pemilik kembali bertanya.

" ya benar... aku meledakan iwagakure... dan amegakure... " jawabnya sanntai, kemudian ia berbelok tajam dan menggeser pintu masuk ke kamarnya, wajahnya tampak tegang, dan nafasnya masih terengah engah.

" kau tampak tak baik... " si pemilik penginapan kembali mengkhawatirkan yasujiro. Yasujiro pun berbalik dan menghela nafas panjang.

" tentu saja tak baik... aku buronan blok utara... haruskah aku bersikap tenang ? " jawabnya kembali dengan nada kesal. Ia kembali melanjutkan, seperti sedang mencari sesuatu, ia membuka sebuah lemari dan mengambil sebuah ransel dan menjejalkan kunai - kunai serta perlaatan taktis lainnya seperti shuriken, bom asap, serta beberapa ikat paket kertas peledak yang cukup untuk meledakan satu desa dalam sekejap seperti iwa.

" kau mau pergi ? " si pemilik bertanya lagi.

" ya, kali ini aku sepertinya takan kembali... yukino san " jawab yasujiro masih tergesa - gesa dan matanya masih bergulir ke segala arah, memastikan bahwa yang ia butuhkan sudah ia bawa.

" nona... bisakah aku mengganti pakaian ku sekarang ? " tanya nya mengangkat alis.

" tak biasanya... setiap malam aku memandikanmu bocah... " jawabnya sambil tersenyum.

" ie, kali ini berbeda... aku sedang tak mau didekatin siapapun... " jawabnya sambil mengibaskan telapak tangannya. Lantas wanita itu menggeser pintu dan membiarkan yasujiro sendiri didalam kamarnya, mengganti pakaiannya, kini ia memakai celana panjang berwarna cream dengan saku yang banyak, serta memasang sabuk yang berkantong banyak pula, ia menggunakan kaos polos berwarna merah hitam pekat dan bercorak garis tiga di bahunya.

" kurasa ini cukup" ia mengambil ransel hitam nya dan mengendongnya tepat dibelakang. Tak lupa dua pedang kembarnya yang ia sarungkan dan ia jepit bersama ranselnya.

" yukino san.. kau boleh masuk... " ujarnya.

" hai hai... " perempuan itu menggeser pintu perlahan dan menatap yasujiro dari atas ke bawah.
" ara - ara... kau lebih seperti turis daripada seorang shinobi, yasujiro kun... " tutur yukino.

" haha.. jangan bercanda, aku gunakan ini agar mudah bergerak " jawab yasujiro.

" yukino san... ini uang yang kudapat dari pekerjaan ku. semoga cukup untuk semua biaya selama ini... aku berharap bisa bertemu lagi suatu saat nanti... aku belum puas ... nee san " ia menyeringai sambil mendekati wanita itu.

Ia menepuk bahu dari wanita itu dan mengecup keningnya. " jaa ne... semoga aku belum jadi mayat ketika bertemu dengan kau lagi... yukino san... " ucapnya sambil memberikan uang yang ia maksud tadi.

" hati hatilah yasujiro... " ucap yukino dengan tatapan setengah khawatir.

" hai... " jawab yasujiro dengan cepat. Ia melangkah pergi dan keluar dari penginapan, setelah diluar ia mulai menyusuri jalanan, sepertinya orang sedang sibuk berbisik - bisik.


" kabarnya iwa dan ame diserang secara beruntun.... " hanya itu kata - kata yang ia dengar, tampaknya berita sudah tersebar cepat, yasujiro harus semakin berhati hati dalam melangkah dan memilih rute.


" ini bahaya... blok utara dan selatan pasti sudah mendapatkan laporan ini... pertahanan mereka pasti akan diperketat disegala sudut... aku harus menyusuri daerah minor untuk mencari jalur aman... itu artinya memutar.... sial... semakin sulit saja hidup didunia ini... " gumamnya sambil melangkah, kali ini langkahnya terbilang lebih cepat dari biasanya.

" pemberontak pasti suka dengan kejadian seperti ini, tapi kenapa ame juga diserang ?" sesaat ia terhenyak mendengar kata pemberontak itu, ia seperti menemukan sebuah pencerahan, negara minor merupakan sarang dari para pemberontak yang menolak keberadaan gerakan blok utara dan selatan itu.

Yasujiro menajamkan sudut alisnya, mencoba berfikir dan menemukan sebuah rute dan tujuan yang akan ia singgahi nanti.

" hmm... baiklah... " kembali ia bergumam, seperti mendapatkan sebuah kesimpulan dari apa yang ia dengar.

Tubuhnya langsung melesat meninggalkan pedesaan untuk terus melaju ke arah timur.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#13PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 9:49 pm

Beberapa orang masih tampak berjalan bersama dengannya, sepertinya karena mereka menuju ke Konohagakure. Ia sendiri tampak berjalan sambil mengobrol beberapa kali dengan beberapa orang yang yang ada di sampingnya. Perjalanan benar-benar akan membosankan kalau ia hanya berdiam diri saja.

Toh, sepertinya sampai sekarang mereka biasa-biasa saja dengan henge miliknya yang ia gunakan saat turun hingga saat ini ia menjadi seorang pemuda berambut putih dengan mata merah. Kalau mereka Shinobi, mereka akan bisa mematahkan jutsu Henge ini, dan karena tidak ada yang menyadari, ia bisa menyimpulkan kaau orang-orang ini hanyalah orang-orang biasa.

"Kalau boleh aku tahu, kemana kau akan pergi anak muda?"

"Ah entahlah nek, aku hanya berjalan-jalan mungkin kearah Iwagakure atau Amegakure," jawabnya saat berbincang dengan seorang nenek yang baru mengikuti rombongan di tengah jalan, "aku akan membawakan barangmu nek."

"Terima kasih, kau benar-benar baik... Kalau begitu aku akan mengatakannya, kau harus berhati-hati jika berada di Amegakure ataupun Iwagakure, karena yang kudengar desa itu terkena ledakan oleh seseorang yang misterius," Ienari menaikkan alisnya sebelah mendengar itu. Meledakkan? Siapa yang berani melakukan itu terutama pada 5 negara besar seperti Iwagakure, "kuharap perjalananmu aman-aman saja, terima kasih sudah membawakan barang nenek..."

"Tentu, senang bisa membantumu," Ienari memberikan barang itu saat mereka tiba di salah satu tempat peristirahatan. Ia memutuskan untuk tidak berhenti dan beristirahat karena ia memang masih belum merasa lelah. Bagaimanapun ia hanya menggunakan Henge yang memiliki rank E.

"Penyerangan ya..." tatapannya yang semula santai menjadi sedikit serius saat mendapatkan kabar seperti itu, "kuharap Aiko bisa mengatasinya, lagipula masih ada beberapa Jounnin yang menjaga Kirigakure."

...

"Sepertinya aku memang harus kearah Amegakure dan juga Iwagakure..."

[ Post - 5 ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#14PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 31/10/2013, 10:26 pm

" kaage ? kaage?? dimana kau ? " seseorang memanggilnya, seorang wanita , suaranya terdengar begitu manis.

" kaage.... ? kaage... dimana kau... ? " kembali suara manis itu memanggil namanya dari kejauhan, terdengar beberapa gema langkah suara kaki dari pemilik suara tadi mendekat.

" rupanya kau disini... kemari... " ajak sosok tersebut, lengannya menjulur ke arah nya, merebakkan seluruh telapak tangannya ke arah yasujiro diiringi dengan senyuman. sosok wanita bersurai hitam yang menggunakan seragam shinobi iwagakure.

Sosok yang ia kenal saat ini sebagai tsuchikage, tepat saat gambaran itu semakin jelas, matanya terbelalak dan menyadari dirinya tengah ditempat lain. Ia mendapati dirinya tengah terbaring di sebuah pohon rindang, udara disana sejuk dan terdengar beberapa kicau burung, sesekali angin membelai tubuhnya yang letih melakukan perjalanan jauh.

" sialan... " ia meremas wajahnya dan bergegas ke arah sungai yang tak jauh berada di hadapan pohon tersebut, ia mengambil sejumlah air dan membasuh wajahnya, sekilas kembali teringat masa lalu saat ia di iwagakure dulu.

" cih ! " ia berdecak kesal, mencoba menyangkal segala macam masa lalu nya, dan segala hal yang berkaitan dengan iwa.

" orang yang mempunyai ikatan selalu lemah, mereka tak dapat terbebas dari rasa takut... aku tak ingin terikat... aku ingin bebas... ! bebas melakukan apapun yang kuinginkan " ia selalu mengulangi kalimat bernada sama setiap ia dilanda perasaan seperti ini.


Ia kembali berdiri dan menuju ranselnya, ia meraihnya kemudian menggendongnya kembali, kemudian mengambil langkah berikut, ia melirik sekitar untuk melihat jalur mana yang akan ia ambil, dirinya mendapati sebuah jembatan yang memotong sungai tersebut, kakinya menapaki jalan menuju jembatan itu dan menyusurinya perlahan, beberapa kali ia berdesah seperti orang kebingungan, sesekali matanya menerawang ke arah yang tak tentu namun kembali mengernyitkan dahinya, menambah kecepatan lajunya kembali.

didepannya merupakan tujuan dari pemberhentiannya, negara besi, tempat para samurai bermukim, dan dataran tingginya bersalju abadi, sangat cocok untuk bedebah seperti dirinya untuk mencari perlindungan.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#15PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 10:56 am

Benar seperti yang ia duga sebelumnya, ia tidak akan bisa berkonsentrasi dengan perjalanannya setelah mendengarkan itu. Rasanya, kalau sampai bisa meledakkan Iwagakure, orang itu pasti bukan orang sembarangan. Dan Aiko yang masih berada dalam tahap Chuunin juga memiliki batasan.

Memang kekkai yang dibuat oleh pendahulu membuat Kirigakure menjadi tidak kasat mata karena pembiasan cahaya dan juga kabut yang menghalangi. Tetapi bisa saja ia menghancurkan kekkai yang dibuat dan masuk ke dalam desanya.

"Aku benar-benar tidak tenang," bersiul dengan keras hingga seekor elang tampak menghampiri, ia segera memberikan pesan singkat yang akan dibawa oleh elang itu menuju ke Kirigakure. Sedikit lama, tetapi lebih baik daripada ia harus menyia-nyiakan chakra untuk teleportasi ke Kirigakure tanpa ada penjelasan tentang keadaan desa.

Saat elang itu pergi, ia melihat sekeliling saat menyadari kalau hari sudah malam. Tentu dengan segera ia memutuskan untuk bermalam disini, walaupun keadaan disini sangat gelap karena malam hari di hutan yang rindang.

[ Post - 6 ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#16PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 7:45 pm

Seosok siluet muncul dari balik bukit salju yang menghampar bagaikan dataran yang ditutup kapas raksasa, langkahnya tampak setengah diseret, dan hembusan dari mulutnya terus mengeluarkan uap air tanda suhu sekitar amat dingin, ia menggunakan jaket tebal berwarna cream dan syal berwarna coklat panjang, berkibar ke arah angin berhembus.

Wajahnya tampak serius menatapi daerah sekitar, sesekali langkahnya terhenti dan berputar tiga ratus enam pulu derajat ditempat. Kunai sudah ia siapkan dari balik lengan jaketnya, ia terus menyusuri padang putih itu tanpa lelah, sesekali ia menengok mentari untuk menentukan waktu setempat.

Melirik ke suatu arah, nampaknya ia menemukan sesuatu, sebuah goa, cocok untuk mengistirahatkan tubuhnya yang menempuh perjalanan sangat jauh, namun ia tetap waspada, di daerah seperti ini, bisa saja beruang dan hewan liar sudah menggunakan nya, ia kemudian masuk kedalam sembari menghilangkan keberadaannya, tak ada sesuatu disana rupanya, tingkat kewaspadaannya menurun, setelah dirasa cukup nyaman, ia melepaskan ranselnya dan membawa satu bilah pedang miliknya, ketika keluar dari bibir goa, ia memasang beberapa jebakan untuk mengatasi penyusup yang tak diinginkan mengambil barangnya, menempelkan beberapa ranjau bom kertas dan benang yang terikat pada sebuah penopang shuriken yang begitu terinjak akan langsung melesat ke arah bibir goa.

Setelah merasa cukup aman, ia melesat menuju pepohonan dan menebas satu buah pohon dengan sekali tebasan, perlahan pohon tersebut tumbang sempurna, kemudian ia menggusur kayu tersebut menuju tanah datar, memotong motongnya menjadi bagian bagian kecil, setelah itu ia mengambil beberapa kayu nya untuk dibawa kedalam goa, dengan teknik api miliknya sudah cukup untuk membuat penerangan dan rasa hangat di gunung salju tersebut, kini tubuhnya merebah didalam goa, dengan ranselnya sebagai bantal, namun ia masih tetap terjaga, sesekali merenung dan bersenandung untuk mengisi kebosanan.

" setidaknya aku bisa memulihkan chakra dengan tenang disini... " gumamnya pelan.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#17PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 8:24 pm

"Sudah saatnya melanjutkan!"

Ia menggunakan mantelnya kembali, dan berjalan kembali akan keluar dari perbatasan Otogakure dan menuju ke Tetsu no Kuni. Suhu udara sudah mulai menurun ditandai dengan embun tebal yang keluar dari mulutnya. Benar-benar dingin, dan salju sudah mulai juga mengotori beberapa sisi hutan.

"Tetsu no Kuni benar-benar dingin, tidak heran kalau salju terus menerus turun seperti ini yang menjadi penyebab," sepanjang mata memandang tampak hanya balutan putih dari salju yang menjadi sebuah selimut dingin dari desa itu. Sama seperti Kirigakure yang selalu ditutupi oleh kabut  yang tidak pernah hilang.

Melihat bekas potongan kayu yang rapi dan masih baru terlihat dari tumpukan salju yang lebih sedikit di atas potongan itu, ia tahu kalau seseorang baru saja menebang pohon ini. Dan yang ia tahu tidak ada orang lain di tempat itu sejauh matanya memandang.

...

"Apakah goa itu?"

Rasa penasaran membuatnya membentuk segel tangan dan membuat Bunshin yang segera bergerak menuju ke mulut goa. Ia tidak akan menghabiskan chakra untuk membuat Kagebunshin hanya untuk mengecek hal aneh yang ada di goa itu. Jejak kaki, dan juga tebangan beberapa pohon disana.

Siapa orang yang mau singgah di goa daripada di sebuah penginapan selain seseorang yang aneh ataupun penjahat bukan?

Dan saat Bunshin berjalan menuju kearah mulut goa, sepertinya bunshin itu menyenggol benang yang dipasang disana, mengaktifkan bom kertas dan juga shuriken yang dipasang juga.

BUM!

Matanya membulat saat melihat itu, sepertinya tidak mendekati langsung adalah keputusan yang tepat atau ia akan benar-benar terluka karena ledakan itu. Asap mengepul, dan tampaknya ia harus menunggu siapa yang ada di dalam goa itu sekarang.

[ Post - 7 - Tetsu no Kuni ]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#18PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 8:36 pm

Suara ledakan sudah terjadi. "ternyata benar apa yang kutakutkan... apa para cecunguk itu mengejarku hingga kesini... heran... " gerutunya sambil berdecak dan bangkit untuk melihat keadaan di mulut goa, sepertinya salju menurunkan efek ledakan sehingga yang ambruk hanya lah longsoran kecil dari salju yang menumpuk diatas goa tersebut.

" siapa disana !? " teriaknya sambil menghunus katana nya.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#19PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 8:43 pm

Pemuda berambut putih yang bahkan sepertinya lebih muda darinya yang berteriak karena sepertinya apa yang ia lakukan mengganggunya. Membenahi jubah yang ia kenakan hingga masih menutupi sebagian wajahnya terutama mata heterochromenya, ia berjalan dan mendekati mulut Saya.

Semoga saja ranjau kertas dan shuriken itu tidak lagi aktif...

"Maaf, aku hanya ingin memeriksa apakah aku bisa beristirahat disana atau tidak," jawabnya mengangkat sebelah tangan dan tersenyum lebar. Senyuman lebar yang menjadi satu-satunya yang terlihat pada bagian wajahnya.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#20PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:08 pm

Tentu ia tak begitu saja percaya, bagaimanapun juga dia kini sudah menjadi buronan blok utara
" siapa kau ? apakah aku mengenalmu ? kau dari desa mana ?" tanya nya memastikan keamanan nya sendiri.

Yasujiro bukanlah orang yang bertindak gegabah, dia juga tidak mau menyia - nyiakan kekuatan nya untuk hal yang tidak menghasilkan sesuatu.
Pedangnya menghunus.

" cepat jawab !? " teriaknya
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#21PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:17 pm

"Aku hanya seorang pengelana yang berjalan-jalan dan sampai di Tetsu no Kuni," ia mencoba untuk tenang dan berjalan mendekat. Beruntung Nuibari masih ia simpan dalam fuin peralatannya. Karena Nuibari adalah benda yang jelas membuktikan antara dua, satu ia adalah seorang dari Kirigakure, atau seseorang yang merupakan penjahat nekad pencuri tujuh pedang pusaka Kirigakure.

"Aku tidak membawa apapun bahkan senjata, aku tidak bermaksud untuk melakukan sesuatu yang kau fikirkan," apapun yang ia fikirkan, itu bukanlah hal yang baik tentangnya. Ia sendiri tidak tahu menahu siapa pemuda itu, dan sepertinya perkataan pemuda itu malah membuatnya curiga tentang siapa yang ada di depannya.

Sosok misterius yang meledakkan Amegakure dan Iwagakure kah?
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#22PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:36 pm

Sejenak ia berfikir, namun tak mengurangi sedikitpun pertahanannya, namun akhirnya lengannya terkulai.

" kau benar, jika kau ingin membunuhmu... kau sudah melakukannya sejak tadi..." gumamnya sambil melirik tajam ke arahnya.

" aku dapat membedakan mana cecunguk dan mana emas..." ocehnya sambil masuk kedalam goa tadi, tampaknya itu jawaban selamat datang dari seorang yasujiro.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#23PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:41 pm

"Memangnya kenapa aku ingin membunuhmu?"

Jawabnya sambil tertawa dan berjalan masuk ke dalam goa yang ada di depannya. Ia tidak tahu siapa pemuda ini walaupun ia memiliki sebuah anggapan tentangnya. Namun toh ia bukanlah ancaman atau minimal belum menjadi ancaman bagi Kirigakure kalau memang pemuda ini adalah sosok misterius itu.

'Bagaimana dengan emas yang tertutupi lumpur?' ia hanya menjawabnya dengan tawa pelan dan tampak duduk di salah satu sisi dari Saya itu. Melihat kayu yang menumpuk disana, sepertinya memang benar kalau pemuda ini yang menebang beberapa pohon disekitar sini.

"Disini benar-benar dingin..."
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nue
Kelas S (GL51076X)
avatar


Posting : 1841
Join date : 22.01.12
Lokasi : Kepo luw

#24PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:47 pm

" jangan banyak mengeluh " sahutnya dengan cepat dengan wajah yang tak bersahabat. Ia memunggungi pria tersebut, nampaknya kepribadaiannya jauh berbeda, seratus delapan puluh derajat dari yasujiro, orang ini amat seperti cahaya, dan yasujiro seperti manusia yang terbentuk dari kegelapan.

" tersasar ? " tanya nya sambil menoleh ke belakang.

" aku tak tahu apa maumu ke tetsu... disini basis pemberontak, dan orang - orang buangan.... " tuturnya sambil mengeluarkan beberapa peralatannya dari ranselnya, tampaknya untuk beberapa hari ia akan menggunakan tempat ini sebagai persembunyiannya.

Suara gemercik dari bara api yang memercikan bunga api sesekali menghangatkan suasana goa tersebut.

Ia menggantungkan sebuah panci yang dijejali dengan salju, memasak air dari apa yang ada disana.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Skye di Cielo
Jinchuriki Jyuubi
Jinchuriki Jyuubi
avatar


Posting : 1182
Join date : 21.01.12

#25PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5 1/11/2013, 9:52 pm

"Tidak, aku memang ingin berjalan-jalan saja mungkin kali ini ingin ke Amegakure dan berjalan lurus ke Iwagakure," jawabnya sambil mengulurkan tangannya ke dekat api unggun yang dibuat di dalam sana. Benar-benar dari dingin menjadi cukup hangat dengan adanya benda itu, "pengelana tidak memiliki tujuan untuk pergi bukan?"

Yah, kalaupun ia berkelana ke ujung duniapun ia bisa kembali dalam sekejap ke Kirigakure tempatnya harus berakhir karena dirinya sebagai seorang Mizukage.

"Kalau ini adalah basis pemberontak, apakah kau adalah salah satunya? Karena kau berada disini," melihat beberapa perlengkapan yang ia jejer rapi seperti hendak berada disini dalam waktu yang lama, "dan sepertinya akan tinggal lebih lama dari yang kufikirkan..."
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




#26PostSubyek: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5

Kembali Ke Atas Go down
Subject: Re: Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5  None

Anda tidak dapat mengirmkan postingan atau mengomentari pembahasan di topik ini karena masih berstatus sebagai Tamu.
Silakan Mendaftar dan Login agar dapat mengakses segala fitur forum secara penuh.
AgoessNaruto Robot
Forum Bot



Join Date: 16/05/2009
Lokasi: Forum AgoessNaruto
Comments: Bot untuk membantu anda di Forum AgoessNaruto
Kembali Ke Atas Go down
 

Perang Dunia Shinobi Generasi ke-5

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 20Pilih halaman : 1, 2, 3 ... 10 ... 20  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Indofanster :: RPG Room ::   :: Other Places :: Other Places-