Forum Indofanster

Selamat datang di Forum Indofanster.
Silakan mendaftar dan login untuk bergabung mendiskusikan berbagai Manga-Anime.

Welcome to FAN

Jangan sungkan untuk bergabung ya...


Forum Indofanster

Forum Tempat Berdiskusi Tentang Manga - Anime
Dibuat oleh Agoess Sennin pada 16 Mei 2009
Indofanster adalah Keluarga, Bukan Sekedar Tempat Berkumpul
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupAffiliatePendaftaranLogin
Welcome to
Rules • Staff • Ranks & Holder

Share | 
 

one piece 751

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Naruto Qyubizage
Jinchuuriki of Oodama Kyubisage
Jinchuuriki of Oodama Kyubisage
avatar


Posting : 852
Join date : 02.09.09
Age : 31
Lokasi : Kirigakure

#1PostSubyek: one piece 751 13/8/2014, 10:14 pm

One Piece Chapter 751 - Sabo vs Admiral Fujitora
"Berhenti kau!!"

Vice Admiral Bastille berusaha untuk menghentikan Sabo, begitu pula dengan pasukan Angkatan Lautnya. "Kenapa kita malah terfokus untuk melawannya!!? Dia itu pengguna logia!!!"

Pasukan Angkatan Laut bukan tandingan Sabo. Tembakan mereka tak bisa melukai Sabo yang saat ini telah memakan buah Mera Mera. Dan selain itu, Sabo juga memiliki kekuatan fisik yang sangat hebat, terutama tangannya..


"Kekuatan jari-jarinya.. tidak normal!!" ucap salah seorang Angkatan Laut. "Maksudku.. cakarnya!! Gyaaaahhh!!!!"

Sabo mencengkram senjata salah seorang Angkatan Laut dan dengan mudah meremukannya.

"Menyingkirlah, kalian tak akan bisa melawannya!!" teriak Bastille. Lalu ia sendiri yang bersiap untuk menebas Sabo dengan pedangnya.

"Jari-jariku ini.. sudah seperti cakar naga.." ucap Sabo. Dan kemudian saat Bastille menebasnya, Sabo dengan mudah menahan dan meremukan pedang raksasa itu.


"Dia menghancurkan pemotong hiu Vice Admiral Bastille!!!" teriak kaget pasukan Angkatan Laut. "Sialan kau!!" teriak Bastille. Lalu kemudian, Sabo dengan cepat mencengkram topeng yang Bastille kenakan.

"Aku bahkan bisa menghancurkan tengkorak manusia.. semudah menghancurkan telur.." ucap Sabo.


Di sisi sang Admiral, Fujitora, tampak ia hanya berdiri saja sambil menunggu sesuatu. "Sepertinya tak akan jadi sekuat biasanya.." ucapnya.

Sabo menyadari sesuatu. "Eh!?" beberapa meteor melesat dari langit menuju ke arah mereka.

"Sangkar burung atau apalah ini namanya menghalangi saja.. jadi makin kecil, kan?" ucap Fujitora. Dan memang, akibat melewati sangkar burung Doflamingo itu, meteornya jadi terpotong-potong. Namun tetap saja...

Boooooommmm!!! daya hancurnya cukup kuat untuk meruntuhkan gedung-gedung di sekitar tempat itu.


"Lari!!!" teriak pasukan Angkatan Laut.
"Ups, kelihatannya efeknya sedikit lebih besar dari dugaanku.." ucap Fujitora.
"Apa orang-orang di sekitar selamat??"

"Tolong bilang-bilang kalau mau menjatuhkan meteor, Isshou-san!!" ucap salah seorang Angkatan Laut.
"Ah, maafkan aku.." ucap Fujitora.

"baiklah, aku menjatuhkan meteor.."
"telat!!!" bentak Angkatan Laut.


"Yah, aku belum terbiasa dengan kekuatan ini, jadinya aku menghindar.." ucap Sabo, yang tampak tak mengalami luka berarti. Dan di tangannya, tampak topeng yang tadi dikenakan oleh Vice Admiral Bastille.

"Ah!? Vice Admiral Bastille!!!" teriak Angkatan Laut.
"Vice Admiral!!"

Di belakang Sabo, terlihat Bastille tergeletak tak sadarkan diri tanpa topeng yang selalu dikenakannya.


"Jadi maksudmu.." Fujitora bertatap muka dengan Sabo. "Sama seperti pengguna buah Mera Mera yang mati dalam perang, Ace si Tinju Api.. kau juga merupakan saudara angkat Topi Jerami?""Kami sudah bersumpah, kami bertiga.. kami memiliki ikatan yang tak akan hancur oleh apapun.." ucap Sabo.

"Merepotkan sekali.." ucap Fujitora.


"Apa-apaan saudaranya Topi Jerami itu!? Pertama komandan Shirohige, kemudian orang nomor dua di tentara Revolusi!!!" ucap kaget Angkatan Laut.

"Ingat ini baik-baik, kalau Luffy menginginkan bantuanku, aku akan langsung datang padanya tak peduli dimanapun dia berada!!" ucap Sabo.

"Aku tak mau lagi.."

Sabo teringat akan kenangan waktu itu. Gara-gara tak sempat ikut menolong, akhirnya Ace menjadi korban. Saman seperti Luffy, Sabo juga mengalami kesedihan yang sangat mendalam.

"Tidaaaakk!!!" teriaknya waktu itu.

"Sabo-kun!!"
"Sabo!!"


Flashback berakhir dan Sabo tak ingin merasakannya lagi. "Aku tak mau merasakan perasaan itu lagi.." ucap Sabo.

"Huh, terus bertanya padamu sepertinya hanya akan membuang-buang waktu saja.." ucap Fujitora.

"Yah, sejak awal kelihatannya kau memang tidak tertarik.." ucap Sabo.

"Sayang sekali, aku tak punya minuman yang bagus untuk membalas makanan pembuka yang telah kau berikan.." ucap Fujitora dan kemudian Batss!!!!

keduanya saling berhadapan.

One Piece Chapter 751 - Sabo vs Admiral Fujitora

Sementara itu, di tingkat pertama bukit istana yang baru.. Tampak Luffy terus menerobos, sementara orang-orang Doflamingo terus berusaha untuk mencegat.

"Banteng itu adalah banteng dewa kematian dari kolesium, hentikan mereka!!"

"Jangan meremehkan Ucy!!" Luffy dkk terus maju.
"Moo!!!"

"Gyaaahhh!!!!"
"Banteng dewa kematian, keren!!!" ucap Abdullah.


"Eh!?" Luffy kaget. Di depan mereka, tampak Cavendish dan yang lainnya. Entah bagaimana mereka bisa sampai duluan.

"Topi Jerami, aku duluan ya!!!" ucap Cavendish.

"Ah si kubis!!!" teriak Luffy.
"Sial, padahal aku sudah mengambil jalan pintas!!"


"Semuanya, tangkap mereka!!!" orang-orang Doflamingo tanpa kenal menyerah terus berusaha untuk menghentikan mereka. Namun hanya dengan si raksasa Hajrudin saja, begitu banyak dari mereka dibuat terkapar..

"Gyaaahhh!!! Itu si raksasa Hajrudin!!!"

"Menyingkir kalian semua!! Kami tak punya urusan dengan kalian!!!" teriak Sai.

"Mereka semua akan mendahului kita!!" ucap Luffy, dan mereka pun menambah kecepatan. Dan nyaris saja, peluru para pasukan Doflamingo hampir saja mengenai si banteng, untungnya Ucy masih sedikit beruntung.

"Uwaaa!!! Tadi itu bahaya sekali!!"


"Bunuh bantengnya, jatuhkan Topi Jerami!!!" pasukan Doflamingo kini fokus membidik Ucy dengan senapan-senapan mereka.

"Berhenti!!! Jangan membidik Lucy!!!!" teriak Luffy, dan kemudian...

Bak Buk Bakkk!!!! Seseorang tiba-tiba saja datang dan membantai pasukan bersenjata tadi. "Berani-beraninya kalian... menyentuh Topi Jerami!!! Rarara Rambo!!!!!" teriaknya. Orang itu tak lain adalah Kelly Funk, Funk bersaudara yang kini sudah bergabung..


"Siapa itu!?" Luffy tak mengenalnya.
"Hei, aku ini peserta yang satu blok denganmu!! Peserta blok C, Kelly Punk!!"

"Kami juga, kami juga telah diselamatkan oleh dewa Usopp, ikuti kami, kami akan menunjukkan jalan!!" ucap mereka, kakak beradik yang saat ini menjadi satu.

"Kami menemukan jalan pintas untuk sampai langsung ke lantai atas!! Kalian akan bisa sampai langsung ke taman bunga di depan istana!!!"

"Eh?? Benarkah!??" teriak Luffy senang.
"Yosh!! Aku akan sampai lebih dulu dari si Kubis!!" ucapnya.


"Oi Topi Jerami.." Law memanggil Luffy.
"Hm??"

"Sampai kapan aku akan terus diborgol begini? Kalau kau menemui Doflamingo sementara aku masih terikat borgol batu laut seperti ini, itu namanya bunuh diri.."

"Yah, masalah itu kita pikirkan nanti saja kalau sudah sampai!!" ucap Luffy.

"Kau gila, ya!? Kalau begitu bawa saja aku kembali, aku akan mencari kuncinya sendiri!! Ini adalah pertarungan menang atau mati!!" ucap Law.Mereka kemudian sampai pada suatu lorong. "Masuklah ke dalam, kami akan berjaga di luar!!" ucap Kelly Punk.

"Yah, terimakasih!!" Luffy pun masuk.

"Kau memang hebat, Kelly Funk!!" ucap Jet.
"Jaga terus tempat ini ya!!!" ucap Hajrudin.

Tapi kemudian...

Buakkk!!! Kepala mereka berdua malah tersangkut di atap jalan masuk terowongan itu dan terjatuh dari Ucy.


"Eeehh!!??"
"Apa yang kalian lakukan!!??"

"Mereka jatuh..." ucap Luffy dan Law.
"Lagipula untuk apa mereka ikut dengan kita!!??"

"Oke!! Tinggalkan saja mereka, ayo maju Ucy!!!"
"Mooo!!" mereka terus maju.
"Menuju taman bunga!!!"


"Purururu.." Dendenmushi Law tiba-tiba saja berbunyi.
"Hei, dedenmushimu.."

"Jawablah.." Law meminta Luffy untuk mengangkatnya.

"Hei, ini Luffy!! Orang yang akan menjadi raja bajak laut!!"
"Luffy, ini aku.." ternyata itu Robin.

"Robin!!"

"Kami sudah ada di dataran istana tempat kalian tadi, di mana kau sekarang?"
"Di tingkat pertama bukit istana, dan sekarang kami sedang menuju taman bunga.."

"Tapi taman bunganya ada di lantai empat kan?" Viola tak mengerti.


"Viola menemukan kunci borgol Torao.." ucap Robin.
"Benarkah!?"

"Nico-ya!! Cepat berikan padaku!! Bagaimana cara kami mendapatkannya dari kalian!?" Law sudah tak sabar untuk lepas.

"Selamat sore, ini Leo dari pasukan Tontatta, kami akan menuju ke sana secepat mungkin bersama dengan Rebecca-sama, si ayam raksasa, dan Robiland.." ucap Leo.

"Kita akan bertemu di taman bunga, tingkat empat.."

"Eh?? Bagaimana kalian bisa bersama dengan Robin??"
"Penjelasannya nanti saja, sampai jumpa di taman bunga!!"


"Lihat? semuanya akan baik-baik saja!!" ucap Luffy ke Law.
"Ini cuma kebetulan.." ucap Law.

Mereka terus maju, sampai kemudian, terasa sesuatu yang aneh.
"Ngomong-ngomong, tempat ini..."

"Jalan buntu!!!"
"Dan apa-apaan air ini!?"

Lama-lama tempat itu malah tergenang air, dan akhirnya mereka sampai pada jalan buntu.
"Mooo!!!"


Lalu dari belakang, seseorang muncul "Kalian benar-benar berpikir kalau ini adalah jalan pintas, hah??" ucap orang itu, yang tak lain adalah Doflamingo..

"Eh!? Doflamingo!!!"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.gambler69.malware-site.www
Subject: Re: one piece 751   None

Anda tidak dapat mengirmkan postingan atau mengomentari pembahasan di topik ini karena masih berstatus sebagai Tamu.
Silakan Mendaftar dan Login agar dapat mengakses segala fitur forum secara penuh.
AgoessNaruto Robot
Forum Bot



Join Date: 16/05/2009
Lokasi: Forum AgoessNaruto
Comments: Bot untuk membantu anda di Forum AgoessNaruto
Kembali Ke Atas Go down
 

one piece 751

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Indofanster :: Anime-Manga ::   :: One Piece :: Plot Cerita & Misteri-